logologo
Mulai
Panduan
Pengembangan
Plugin
API
English
简体中文
日本語
한국어
Deutsch
Français
Español
Português
Русский
Italiano
Türkçe
Українська
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
ไทย
Polski
Nederlands
Čeština
العربية
עברית
हिन्दी
Svenska
Mulai
Panduan
Pengembangan
Plugin
API
logologo

Pengantar

Apa itu FlowEngine?
Hubungan FlowEngine & Plugin
Mulai Cepat
Peta Jalan Belajar

Panduan

Registrasi FlowModel
Buat FlowModel
Render FlowModel
Alur Event & Konfigurasi FlowModel
Persistensi FlowModel
Siklus Hidup FlowModel
Sistem Konteks FlowModel
Mekanisme Responsif: Observable
FlowModel vs React.Component

Definitions

ModelDefinition
FlowDefinition
EventDefinition
ActionDefinition
StepDefinition
Previous PageRegistrasi FlowModel
Next PageRender FlowModel
TIP

Dokumen ini diterjemahkan oleh AI. Untuk ketidakakuratan apa pun, silakan lihat versi bahasa Inggris

#Membuat FlowModel

#Sebagai Node Akar

#Membangun Instans FlowModel

Bangun sebuah instans secara lokal.

const model = engine.buildModel({
  uid: 'unique1',
  use: 'HelloModel',
});

#Menyimpan FlowModel

Jika sebuah instans yang telah dibangun perlu dipertahankan (persisted), Anda dapat menyimpannya menggunakan metode save.

await model.save();

#Memuat FlowModel dari Repositori Jarak Jauh

Model yang sudah disimpan dapat dimuat menggunakan loadModel. Metode ini akan memuat seluruh pohon model (termasuk node anak):

await engine.loadModel(uid);

#Memuat atau Membuat FlowModel

Jika model sudah ada, model akan dimuat; jika tidak, model akan dibuat dan disimpan.

await engine.loadOrCreateModel({
  uid: 'unique1',
  use: 'HelloModel',
});

#Merender FlowModel

const model = engine.buildModel({
  uid: 'unique1',
  use: 'HelloModel',
});
const model = await engine.loadModel(uid);
const model = await engine.loadOrCreateModel(options);

<FlowModelRenderer model={model} />

#Sebagai Node Anak

Ketika Anda perlu mengelola properti dan perilaku beberapa sub-komponen atau modul di dalam sebuah model, Anda perlu menggunakan SubModel. Contohnya adalah dalam skenario seperti tata letak bersarang (nested layouts), rendering kondisional, dan lain-lain.

#Membuat SubModel

Disarankan untuk menggunakan <AddSubModelButton />

Ini dapat secara otomatis menangani masalah seperti penambahan, pengikatan (binding), dan penyimpanan Model anak. Untuk detail lebih lanjut, lihat Petunjuk Penggunaan AddSubModelButton.

#Merender SubModel

model.mapSubModels('subKey', (subModel) => {
  return <FlowModelRenderer model={subModel} />;
});

#Sebagai ForkModel

Fork biasanya digunakan dalam skenario di mana template model yang sama perlu dirender di beberapa lokasi (tetapi dengan status independen), misalnya setiap baris dalam sebuah tabel.

#Membuat ForkModel

const fork1 = model.createFork('key1', {});
const fork2 = model.createFork('key2', {});

#Merender ForkModel

<FlowModelRenderer model={fork1} />
<FlowModelRenderer model={fork2} />